Direktorat Disabilitas UNESA mengikuti Kajian Perlindungan Sosial bagi Penyandang Disabilitas bersama Friedrich Ebert Stiftung (FES) bekerjasama dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan

Surabaya, 21 November 2023. Friedrich Ebert Stiftung (FES) bekerjasama dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan mengundang Direktorat Disabilitas Universitas Negeri Surabaya (UNESA) untuk menghadiri acara kajian terkait “Perlindungan Sosial bagi Penyandang Disabilitas”.
Acara ini dilakukan untuk mencegah dan menengani risiko dari guncangan dan kerentenan sosial, perlindungan sosial hadir melindungi penyandang disabilitas. Sistem perlindungan sosial yang inklusif, komprehensif dan resilience menjadi hal yang penting diberikan pada penyandang disabilitas untuk membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan hidup dasar dan layanan dasar.
Pada kesempatan kali ini Kasubdit Layanan dan Usaha Direktorat Disabilitas UNESA Bapak Acep Ovel Novari Beny, M.Pd. memberikan pandangan tentang pentingnya kesetaraan dan pentingnya soft skill para penyandang disabilitas. Banyak hal yang menjadi tugas bersama agar para penyandang disabilitas dapat hidup layak dan bermartabat. Direktorat Disabilitas UNESA dalam hal ini memiliki banyak program dalam memfasilitasi kebutuhan para penyandang disabilitas.
Program yang sudah terlaksana dan dicanangkan mencakup Sheltered Workshop yang akan memfasilitasi para penyandang untuk memiliki skill untuk hidup secara mandiri baik hard skill maupun soft skill. Lebih lanjut, UNESA juga menyediakan jalur penerimaan mahassiwa baru khusus disabilitas yang mewadahi para penyandang disabilitas yang hendak melanjutkan studi di perguruan tinggi.
Share It On: