Inovasi Pendidikan Kebencanaan Inklusif : PUID Unesa memperoleh apresiasi pada forum AIWEST-DR 2026 di Bangkok
Tim Pusat Unggulan Iptek Disabilitas (PUID) Universitas Negeri Surabaya berpartisipasi dalam International Conference on Disaster Risk Reduction pada forum AIWEST-DR 2026 di Bangkok, Thailand. Forum internasional ini mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan berbagai institusi untuk membahas inovasi dalam pengurangan risiko serta pemulihan pascabencana.
Pada kesempatan tersebut, tim peneliti yang terdiri atas Silfia Asning Tias dan Budiyanto mempresentasikan penelitian berjudul “Participatory Co-Design of Accessible Disaster Risk Reduction Education Storybook for Indonesian Children with Disabilities: Promoting Inclusive Education Towards the SDGs.”
Penelitian ini menekankan pelibatan anak penyandang disabilitas dan pemangku kepentingan dalam merancang media pendidikan pengurangan risiko bencana yang aksesibel, menarik, dan mudah dipahami. Tim PUID Unesa juga menampilkan serta mempromosikan produk Big Book Disaster Risk Reduction Education (DRRE) sebagai media pembelajaran visual dan interaktif bagi anak-anak, termasuk anak penyandang disabilitas.
Big Book DRRE memperoleh sambutan sangat positif dari peserta konferensi. Sejumlah akademisi dan perwakilan institusi dari berbagai negara, termasuk Jepang dan Thailand, menunjukkan ketertarikan terhadap desain produk, pendekatan partisipatif, serta peluang penerapannya dalam pendidikan kebencanaan inklusif.
Pada hari kedua, Dr. Hitta Alfi Muhimmah turut berpartisipasi melalui sesi poster presentation dengan mengangkat tema “Strategy for Inclusive Community Management.” Presentasi tersebut memperkuat kontribusi PUID Unesa dalam mendorong pengelolaan masyarakat yang inklusif, tangguh, dan responsif terhadap kebutuhan kelompok penyandang disabilitas dalam menghadapi bencana.
Keikutsertaan PUID Unesa dalam AIWEST-DR 2026 menunjukkan komitmen Unesa dalam mengembangkan pendidikan dan manajemen risiko bencana yang inklusif. Inovasi yang dipresentasikan juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs, khususnya dalam menjamin pendidikan berkualitas, mengurangi kesenjangan, serta membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana.
Share It On: