Inovasi PUID Unesa Tampil di ICER 2026 Produk Pui Disabilitas Unesa Menarik Perhatian Akademisi dan Praktisi dari berbagai Negara
Khon Kaen, Thailand — Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali memperkuat kontribusinya dalam pengembangan pendidikan inklusif di tingkat internasional melalui perannya sebagai co-host pada International Conference on Educational Reform (ICER 2026) yang diselenggarakan di Khon Kaen, Thailand. Selain berpartisipasi dalam agenda akademik konferensi, Unesa juga turut ambil bagian dalam pameran (exhibition) dengan menampilkan berbagai produk inovasi hasil pengembangan Pusat Unggulan Iptek (PUI) Disabilitas Unesa kepada para peserta dari berbagai negara.
Melalui keikutsertaannya dalam ICER 2026, Unesa menunjukkan komitmennya untuk membawa inovasi berbasis riset di bidang disabilitas ke tingkat global. Pameran ini menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan berbagai produk teknologi asistif dan media pembelajaran inklusif yang dirancang guna mendukung penyandang disabilitas serta memperluas akses terhadap pendidikan yang setara.
Dalam pameran tersebut, tim PUI Disabilitas Unesa menampilkan berbagai produk inovatif, di antaranya Disaster Risk Reduction Education Big Book, Quran Virtual Reality (QVR), serta produk Augmentative and Alternative Communication (AAC) untuk Signalong Indonesia. Selain itu, turut dipamerkan berbagai teknologi pendidikan dan sumber belajar lainnya yang dikembangkan untuk memenuhi beragam kebutuhan belajar peserta didik.
Disaster Risk Reduction Education Big Book menarik perhatian sebagai media pembelajaran yang mudah diakses dan dirancang untuk mendukung proses belajar anak penyandang disabilitas melalui pengalaman belajar yang visual, interaktif, dan menarik. Sementara itu, Quran Virtual Reality (QVR) menghadirkan pendekatan inovatif dalam pembelajaran keagamaan dengan memanfaatkan teknologi realitas virtual sehingga mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas. Adapun produk AAC untuk Signalong Indonesia menunjukkan upaya Unesa dalam mengembangkan solusi komunikasi yang membantu individu dengan hambatan bicara dan komunikasi agar dapat mengekspresikan diri secara lebih mandiri.
Pameran tersebut memperoleh sambutan yang sangat positif dari para peserta konferensi, peneliti, serta perwakilan institusi pendidikan dari berbagai negara. Banyak pengunjung menunjukkan ketertarikan terhadap inovasi yang dikembangkan Unesa karena mampu mengintegrasikan teknologi, aksesibilitas, dan prinsip-prinsip pendidikan inklusif untuk menjawab berbagai tantangan nyata yang dihadapi oleh penyandang disabilitas.
Keikutsertaan Unesa dalam ICER 2026 mencerminkan visi universitas untuk menjadi kontributor global dalam pengembangan pendidikan inklusif dan inovasi di bidang disabilitas. Di bawah kepemimpinan Prof. Sujarwanto dan Prof. Budiyanto dari PUI Disabilitas Unesa, universitas terus memperkuat kolaborasi internasional sekaligus mempromosikan berbagai solusi berbasis riset yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup dan kesempatan belajar bagi penyandang disabilitas.
Melalui kehadiran berbagai inovasi tersebut di panggung internasional, Unesa tidak hanya memperkenalkan capaian hasil penelitiannya kepada dunia, tetapi juga membuka peluang bagi terjalinnya kemitraan baru, pertukaran pengetahuan, dan kolaborasi internasional dalam mewujudkan dunia yang lebih inklusif.
Share It On: