Kampung Budaya UNESA Meggandeng PIM dan JIC untuk Mempersiapkan Hari Disabilitas Internasional
puid.unesa.ac.id-
SURABAYA, Rabu, 28 Oktober 2025 Disability
Innovation Center (DIC) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggandeng JIC
dan PIM dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Parafest: Festival Inklusi,
Seni, dan Olahraga, yang akan menjadi bagian dari peringatan hari disbilitas
internasional dan kampung budaya III. Agenda rapat ini berlangsung di Unesa
Science Center (USC), UNESA.
Parafest dirancang sebagai ajang inklusi yang menggabungkan
seni, olahraga, dan pemberdayaan penyandang disabilitas. Melalui festival ini,
DIC UNESA berupaya menghadirkan ruang kolaboratif yang tidak hanya menampilkan
keativitas penyandang disabilitas, tetapi juga meningkatkan kesadaran publik
terhadap pentingnya sikap inklusif. Pesan utama yang diangkat “ Hambatan
terbesar bagi penyandang disabilitas bukan terletak pada kedisabilitasannya,
melainkan pada sikap orang yang melihat mereka,” menjadi dasar nilai acara ini
yang sejalan dengan SDGs poin 3, 4, dan 17.
Dalam rapat koordinasi yang digelar, tim panitia membahas
berbagai konsep kegiatan seperti disability got tallent, disability fun run,
senam ceria disabilitas, bazar UMKM disabilitas, serta lomba menggambar untuk
anak-anak. Kegiatan ini juga akan ditutup dengan Unesa Kind Inclusive
Governance Award (UKIGA) sebagai bentuk penghargaan bagi pihak yang
berkontribusi dalam gerakan inklusi.
Prof. Dr. Budiyanto, M.Pd.
menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan akan dipadatkan dalam satu har
agar dampakanya lebih terasa dan mudah dikelola. Sementara itu, Dr. Mochamad
Purnomo, S.Pd., M.Kes. menambahkan bahwa seluruh aspek keamanan dan kenyamanan
peserta, khususnya penyandang disabilitas fisik, menjadi perhatian utama
panitia.
Saat ini panitia tengah menyesuaikan jadwal dan lokasi
kegiatan karena tanggal 29 November telah digunakan untuk agenda lain di gedung
Sawunggaling. Proses persiapan terus dilakukan secara matang agar kegiatan ini
dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta.
Melalui parafet, UNESA menegaskan komitmennya sebagai kampus yang ramah
disabilitas dan berupaya mewujudkan lingkungan pendidikan yang inklusif,
partisipatif, serta berkeadilan bagi semua.
Share It On: