PUID Unesa Perkuat Pendidikan Inklusif melalui Inovasi Functional Behaviour Assessment dan Augmentative Alternative Communication di ICER 2026
Khon Kaen, Thailand— Tim Pusat Unggulan Iptek Disabilitas (PUID) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berpartisipasi dalam The 12th International Conference on Educational Reform (ICER 2026) yang diselenggarakan oleh Faculty of Education, Mahasarakham University, Thailand. Konferensi internasional ini menjadi wadah kolaborasi akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan dari berbagai negara untuk berbagi inovasi serta strategi pengembangan pendidikan masa depan yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berperan sebagai co-host conference melalui kepemimpinan Prof. Sujarwanto dan Prof. Budiyanto dari PUI Disabilitas Unesa. Keterlibatan ini menunjukkan komitmen Unesa dalam memperkuat jejaring internasional serta mendorong pengembangan pendidikan yang memberikan akses dan kesempatan belajar bagi seluruh peserta didik, termasuk penyandang disabilitas.
Pada kesempatan tersebut, Tim PUID Unesa mempresentasikan hasil penelitian terkait Functional Behaviour Assessment (FBA)dan Augmentative and Alternative Communication (AAC) Penelitian ini mengangkat pentingnya pendekatan berbasis asesmen perilaku dan pemanfaatan teknologi komunikasi alternatif sebagai strategi untuk mendukung kemandirian, partisipasi, serta kualitas pembelajaran bagi peserta didik dengan kebutuhan khusus.
Presentasi penelitian PUID Unesa mendapatkan sambutan sangat positif dari berbagai peserta dan institusi internasional yang hadir dalam ICER 2026. Para akademisi dan praktisi pendidikan dari berbagai negara menunjukkan ketertarikan terhadap pendekatan inovatif yang dikembangkan, khususnya dalam penerapan layanan pendidikan yang lebih responsif terhadap kebutuhan individu penyandang disabilitas.
Melalui keikutsertaan dalam ICER 2026, PUID Unesa tidak hanya memperkenalkan hasil penelitian di tingkat global, tetapi juga memperluas peluang kolaborasi internasional dalam bidang pendidikan inklusif. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Unesa untuk berkontribusi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang adil, adaptif, dan berorientasi pada pemenuhan hak belajar bagi semua.
Partisipasi aktif Unesa dalam forum internasional ini menegaskan posisi PUI Disabilitas Unesa sebagai pusat inovasi dan pengembangan keilmuan dalam bidang pendidikan inklusif, sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia dalam membangun praktik pendidikan yang lebih ramah bagi keberagaman peserta didik.
Share It On: