Ahli Dewan Undangan Negara Kedah Malaysia Kunjungi UNESA
Selasa (27/9), Majelis Legislatif Negara
(Ahli Dewan Undangan Negeri)
Kedah Malaysia mengunjungi UNESA untuk focus group discussion dengan
topik “Ekowisata Berkelanjutan untuk Meningkatkan Industri Malaysia-Surabaya
dalam Pemulihan Pascapandemi.” Kunjungan ini dipimpin oleh Dato' Seri Haji
Muhammad Sanusi bin Md Nor selaku Ketua Menteri Kedah dan Prof. Dr. Ismail bin
Omar selaku Wakil Rektor Universiti Geomatika Malaysia. Dr. Sujarwanto, M.Pd.,
Wakil Rektor Bidang Kemitraan UNESA, dan pemangku kepentingan UNESA lainnya
menyambut baik kunjungan ini dengan tangan terbuka. Dato' Seri Haji Muhammad
Sanusi bin Md Nor mengucapkan terima kasih kepada UNESA yang telah mengizinkan
mereka untuk berkunjung ke Unesa dan
berbagi ilmu dengan rombongan
Sebelum beralih ke sesi focus
group discussion, dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding
(MoU) oleh Dr. Sujarwanto, M.Pd., Dato' Seri Haji Muhammad Sanusi bin Md Nor,
dan Prof. Dr. Ismail bin Omar untuk menandai awal dari kerjasama UNESA dengan
pemerintah Kedah dan Universiti Geomatika Malaysia. Kemitraan ini tidak
hanya mencakup bidang pariwisata
dan energi terbarukan tetapi juga untuk tujuan pendidikan.
Dua orang pembicara diundang dalam focus
group discussion ini. Mereka
adalah Ibu Susiati, MM, selaku Kepala Destinasi Dinas
Pariwisata Jawa Timur dan Bapak Mahendra Widyartono, S.T., M.T. selaku dosen
UNESA sekaligus praktisi energi terbarukan.
Sesi focus group discussion yang berlangsung sekitar dua jam
ini dipimpin oleh Kepala Kantor Urusan Internasional UNESA, Mr. Asrori, S.S, M.Pd.
Focus group discussion berlangsung menarik, dengan
pemaparan yang mendalam dari Ibu Susiati, M.M
tentang pengelolaan ekowisata Jawa Timur dan penjelasan tentang energi
terbarukan oleh Bapak Mahendra Widyartono, S.T., M.T.. Selain
itu, dalam sesi tanya jawab, peserta
menunjukkan rasa ingin tahunya dengan mengajukan berbagai pertanyaan kepada
para pembicara.
Agenda ini juga menekankan
pentingnya jejaring regional untuk meningkatkan
kualitas masing-masing institusi dan berkontribusi dalam
memecahkan tantangan global. “MoU ini mencakup penelitian bersama serta
mobilitas mahasiswa dan staf antar institusi. Semoga hal ini kemudian menjadi
pemicu dan mendorong inovasi baik di UNESA maupun UGM,” tambah Pak
Asrori, S.S., M.Pd.
Share It On: