Jurnal IDIJ Resmi Diluncurkan, PUID UNESA Targetkan Indeksasi Internasional
puid.unesa.ac.id,SURABAYA – Pusat Unggulan IPTEK Disabilitas (PUID) atau Disability Innovation Center (DIC) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyelenggarakan publikasi jurnal pertama International Disability Innovation Journal (IDIJ) volume 1 no 1. Kegiatan ini berlangsung gedung rektorat lantai 10, pada hari Jumat, 31 Juli 2025.
Dalam publikasi pertama tersebut diresmikan langsung oleh Wakil Rektor bidang Riset, Inovasi, Pemeringkatan, Publikasi dan Science Center, Dr. Bambang Sigit Widodo, M.Pd., ia berharap dengan edisi pertama ini adalah langkah untuk menuju scopus di edisi-edisi berikutnya. Disampaikan juga oleh Silfia Asningtias, S.Pd., M.TESOL., Ph.D., selaku Editor in Chief IDIJ, bahwa Jurnal ini bertujuan untuk sebagai wadah pemikiran ilmiah yang membahas berbagai isu terkait disabilitas dari berbagai perspektif selain itu juga bagian penting dari pengembangan Unit Layanan Disabilitas (ULD) UNESA, dimana IDIJ menjadi jurnal ilmiah pertama yang dirintis sejak berdirinya Pusat Studi dan Layanan Disabilitas (PSLD) serta, jurnal ini juga menjadi bukti nyata bahwa UNESA merupakan institusi pendidikan tinggi yang memiliki komitmen kuat dalam pengembangan ilmu pengetahuan di bidang disabilitas.
Disisi lain, ia juga memaparkan terkait latar belakang dari publikasi jurnal ini adalah bahwa saat ini disabilitas menjadi fokus riset di UNESA. Oleh karena itu, dibutuhkan media publikasi ilmiah yang dapat menampung hasil-hasil penelitian dan pengembangan ilmu disabilitas. Selain itu, mengingat perkembangan keilmuan yang semakin pesat, IDIJ dapat menjadi alternatif publikasi hasil ilmiah yang kredibel terkait isu disabilitas dari para peneliti.
Lebih lanjut, melalui publikasi jurnal ini diharapkan IDIJ mampu memperoleh pengakuan legal-formal sebagai publikasi resmi UNESA, memperoleh akreditasi nasional melalui SINTA, serta mendaftar pada indeks jurnal internasional seperti ISSN. Dengan pencapaian tersebut, IDIJ diharapkan menjadi jurnal yang diakui secara internasional dan mampu menarik minat peneliti disabilitas, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk turut berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, “IDIJ adalah wadah sehingga harapannya adalah menarik para ilmuwan yang penelitiannya terkait dengan disabilitas dan menjadikan IDIJ sebagai alternatif untuk mempublikasi mereka,” pungkas Editor in Chief IDIJ tersebut.
Publikasi jurnal IDIJ ini juga merupakan bagian dari upaya UNESA dalam menyebarluaskan nilai-nilai inklusivitas dan kepedulian terhadap isu disabilitas melalui pendekatan ilmiah. Dengan hadirnya jurnal ini, diharapkan penelitian di bidang disabilitas akan semakin bertambah dan tersebar luas, sehingga dapat menjadi sumber ilmu tidak hanya bagi kalangan akademisi dan mahasiswa, tetapi juga bagi masyarakat umum yang ingin memahami isu disabilitas secara lebih mendalam.
Penulis : Alya Alamanda Savitri
Editor : Lina Nur Laili
Share It On: