Kunjungan Dr. Johannes Tschapka dari Bielefeld University ke Disability Innovation Center

Surabaya, 16 September 2023 - Disability Innovation Center (DIC) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) baru saja menerima kunjungan istimewa dari Dr. Johannes Tschapka, seorang peneliti terkemuka dari Bielefeld University, Jerman. Kunjungan ini diadakan untuk mempererat hubungan internasional serta menjajaki peluang kolaborasi dalam bidang inovasi dan pendidikan bagi penyandang disabilitas.
Dr. Johannes Tschapka diterima langsung oleh Prof. Dr. Budiyanto, M.Pd., selaku Ketua DIC. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana yang hangat dan produktif, dimana kedua belah pihak saling bertukar pandangan mengenai inovasi terbaru dalam mendukung pendidikan inklusif dan peningkatan kualitas hidup bagi penyandang disabilitas.
Menjelajahi Inovasi dan Kolaborasi
Dalam pertemuan tersebut, Dr. Tschapka memperkenalkan berbagai proyek riset yang sedang dikembangkan di Bielefeld University, termasuk teknologi bantu dan program pendidikan yang dirancang khusus untuk penyandang disabilitas. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi internasional untuk mendorong inovasi yang lebih efektif dan berkelanjutan.
"Kerja sama antar universitas lintas negara sangat krusial untuk mengembangkan solusi yang benar-benar inovatif dan aplikatif. Saya sangat terkesan dengan komitmen DIC dalam mendukung penyandang disabilitas," ujar Dr. Tschapka.
Masa Depan Kerja Sama
Pertemuan ini diakhiri dengan kesepakatan untuk melanjutkan diskusi lebih mendalam mengenai bentuk-bentuk kerja sama yang konkret. Kedua belah pihak berencana untuk mengadakan workshop dan seminar bersama, serta pengembangan proyek riset kolaboratif yang dapat memberikan manfaat nyata bagi penyandang disabilitas.
Kunjungan Dr. Johannes Tschapka ke DIC UNESA merupakan langkah awal yang signifikan dalam memperkuat jejaring internasional dan memajukan inovasi di bidang pendidikan inklusif. Dengan semangat kolaborasi, diharapkan berbagai inisiatif yang dihasilkan dapat membawa dampak positif bagi komunitas penyandang disabilitas di Indonesia dan Jerman.
Share It On: