Lokakarya “Cerita Tanpa Batas: Mendongeng Anak Usia Dini yang Inklusif”
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui Disability Innovation Center menggelar lokakarya bertajuk "Cerita Tanpa Batas: Lokakarya Mendongeng Anak Usia Dini yang Inklusif dengan Signalong Indonesia." Acara ini diadakan di Gedung 06, Auditorium lantai 4, Kampus Unesa Lidah Wetan, Surabaya. Lokakarya ini bertujuan untuk memperkenalkan teknik mendongeng inklusif bagi anak usia dini, terutama untuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus, melalui penggunaan bahasa isyarat Signalong Indonesia.
Acara ini dihadiri oleh para ahli di bidang pendidikan anak usia dini dan inklusi, dengan beberapa pembicara utama yang berkompeten. Di antaranya adalah Anis Maris, Ph.D Cand., yang memfokuskan pembahasannya pada penerapan teknik mendongeng dalam konteks inklusivitas. Selain itu, Dr. Cand. Sri Widayati, M.Pd, juga turut berbagi pengetahuan mengenai pentingnya mendongeng sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan komunikasi anak, terutama bagi mereka yang mengalami hambatan dalam berbahasa. Sherly Saragih Turnip, Ph.D, turut hadir untuk membahas bagaimana Signalong Indonesia dapat digunakan dalam mendongeng untuk anak usia dini yang membutuhkan komunikasi alternatif.
Prof. Kieron Sheehy, Ph.D, seorang pakar pendidikan dan inklusi, juga memberikan materi yang mendalam mengenai manfaat mendongeng untuk perkembangan kognitif dan sosial anak. Beliau menjelaskan bagaimana kegiatan mendongeng tidak hanya bermanfaat bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus, tetapi juga dapat meningkatkan keterampilan sosial dan emosi mereka melalui interaksi yang lebih inklusif. Lokakarya ini memberikan peluang bagi peserta untuk mendalami lebih dalam teknik mendongeng dengan menggunakan bahasa isyarat, yang sangat relevan untuk memfasilitasi aksesibilitas bagi semua anak.
Acara ini tidak hanya menarik minat para pendidik dan akademisi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi praktisi pendidikan anak untuk memperluas wawasan tentang pentingnya inklusi dalam pendidikan anak usia dini. Salah satu highlight dari lokakarya ini adalah pelatihan langsung tentang bagaimana menggunakan Signalong Indonesia dalam kegiatan mendongeng, yang memungkinkan peserta untuk mempraktikkan langsung keterampilan yang diperoleh dalam sesi sebelumnya.