Visitasi dan Evaluasi: Prof. Dr. Phil. Hermin Indah Wahyuni, S.IP., M.Si., Tinjau Pengembangan Program Unggulan DIC UNESA
puid.unesa.ac.id, SURABAYA – Disability Innovation Center (DIC) atau Pusat Unggulan Iptek Disabilitas (PUID) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar presentasi program unggulan dalam agenda bertajuk Presentasi Tinjauan dan Optimalisasi Program (PTOP) yang berlangsung pada Minggu, 22 Juni 2025 dalam rangka visitasi dan evaluasi program kerja PUID UNESA. Kegiatan berlangsung di Gedung Unit Layanan Anak Berkebutuhan Khusus (ULABK), dari pukul 09.00 hingga 13.00 WIB dan dihadiri oleh Prof. Dr. Phil. Hermin Indah Wahyuni, S.IP., M.Si., bersama Rangga Satriana, S.Pd., selaku reviewer, serta jajaran pengelola dan peneliti dari DIC.
Acara diawali dengan peninjauan langsung terhadap fasilitas dan aktivitas harian yang dijalankan oleh DIC UNESA. Prof. Hermin menyempatkan diri untuk melihat berbagai produk hasil riset dan inovasi yang dikembangkan, serta meninjau ruang-ruang yang digunakan oleh DIC. Selama sesi ini, beliau menunjukkan antusiasme dan memberikan sejumlah masukan konstruktif terkait pengembangan produk dan optimalisasi fasilitas.
Pada saat memasuki salah satu ruangan, ia bertemu dengan mahasiswa disabilitas yang tengah melakukan rapat, disana ia melihat implementasi nyata dari komitmen UNESA terhadap pendidikan yang inklusif dan memberikan ruang bagi mahasiswa disabilitas dalam mengekspresikan keinginan mereka.

Acara dilanjutkan dengan rapat yang membahas terkait program lanjutan dari DIC UNESA, rapat tersebut dibuka dengan laporan dan pemaparan program kerja oleh Ketua DIC yaitu Prof. Dr. Budiyanto, M.Pd., yang menegaskan komitmen DIC UNESA dalam mendorong riset dan pengembangan teknologi bantu berbasis inklusi. Selanjutnya, Vivi Kurnia Herviani, S.Pd, M.Pd., selaku peneliti DIC memaparkan terkait pencapaian tahun berjalan, diantaranya pelaksanaan lokakarya penguatan metodologi penelitian kualitatif untuk peneliti DIC, kemajuan dalam publikasi ilmiah (1 artikel dalam proses review di jurnal internasional dan 3 lainnya proses submit untuk prosiding konferensi), serta pengembangan website DIC yang kini dirancang lebih responsif dan mudah diakses publik.
Ia juga memaparkan bahwa DIC mencatat sejumlah capaian strategis, seperti lima program Academic Excellence yang didanai UNESA, kerja sama internasional dengan Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM) dalam pengembangan digital inclusive learning platform, serta kolaborasi dengan Waejuc dalam penyusunan buku disaster reduction for early childhood. Selain itu, ia menekankan pentingnya penguatan promosi dan publikasi kegiatan DIC oleh Tim Humas untuk mendukung visibilitas pusat unggulan ini.
Disisi lain, paparan roadmap program kerja 2025 menjadi sorotan utama, mulai dari penguatan roadmap hilirisasi produk,penguatan SDM lintas bidang, hingga skema-skema kerja sama yang melibatkan instansi luar seperti Pemerintahan Daerah, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Dharma Iswara Madiun, hingga pemerintah daerah di Kalimantan Timur. Dalam sesi ini juga ditekankan perlunya penguatan riset berbasis tiga fokus utama: komunikasi, teknologi bantu, dan ketenagakerjaan bagi penyandang disabilitas.

Agenda juga mencakup upaya pemberdayaan komunitas disabilitas melalui kemitraan lintas sektor dan pengembangan skema pendanaan alternatif, termasuk peluang kerja sama antar PUI di UNESA seperti dengan PUI Sport Science dalam penelitian bidang paralimpik.
Terakhir, kegiatan ditutup dengan kesepakatan bahwa revisi proposal DIC akan mengakomodasi hasil diskusi hari ini, dengan penekanan pada penguatan komunikasi, teknologi bantu, dan pengembangan lapangan kerja. Jadwal revisi dan penyerahan proposal lanjutan akan difasilitasi oleh tim reviewer.
Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam menyelaraskan arah pengembangan PUID DIC UNESA sebagai pusat unggulan riset dan inovasi berbasis inklusi, serta memperkuat peran UNESA dalam menjawab tantangan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat disabilitas di tingkat nasional maupun internasional.
Penulis : Alya Alamanda Savitri
Editor : Lina Nur Laili
Share It On: