Kick Off: Meeting Perdana Persiapan Hari Disabilitas Internasional 2025
puid.unesa.ac.id-
SURABAYA, Rabu, 23 Oktober 2025 Pusat Unggulan Iptek Disabilitas (PUID) mengagendakan rapat
perdana dengan PUI olahraga dan PUI Seni Budaya untuk menyelenggarakan Hari
Disabilitas Internasional (HDI) yang akan digelar pada tanggal 29 November
2025, bersamaan dengan kegiatan Kampung Budaya III yang bertema Parafest:
Festival Inklusi Seni dan Olahraga. Agenda rapat ini berlangsung di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Science Center (USC), UNESA.
Awalanya, kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 3
Desember 20225 yang bertetapan dengan Hari Disabilitas Internaisonal, tetapi
dialihkan pada tanggal 29 November 2025 agar kegiatan HDI dapat terintegrasi
dengan agenda besar kampus, serta memperluas jangkauan partisipasi civitas akademika dan
masyarakat umum.
Rapat persiapan yang digelar di lantai 2 USC tersebut
dipimpin oleh Prof. Dr. Budiyanto, M.Pd., dengan arahan
langsung dari pimpinan Disability Innovation Center (DIC) UNESA. Dalam
arahannya, ia menegaskan bahwa seluruh tim yang telah ditunjuk melalui SK Wakil
Rektor III memiliki tanggung jawab untuk berkoordinasi dan mengeksekusi kegiatan
secara sinergis.
Ketua pelaksana, Acep Ovel Novari Beny, M.Pd., memaparkan gambaran
umum acara kegiatan inklusif dari pagi hingga sore. Terdapat enam kegiatan
utama yang akan menjadi bagian dari parafest, yaitu disability got tallent,
disability fun run, senam ceria disabilitas, bazar UMKM disabilitas, serta
lomba mewarnai untu anak-anak PAUD dan SD yang dilaksanakan dalam rangkaian
acara utama. Kegiatan ini juga akan ditutup dengan Unesa Kind Inclusive
Governance Award (UKIGA) yang melibatkan dinas, instansi, DuDi, komunitas,
OPD, tokoh masyarakat, dan mahasiswa internal. Kegiatan tersebut bertujuan
untuk memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah yang menerapkan prinsip
tata kelola inklusif.
Setiap kegiatan memiliki PIC yang bertanggung jawab
langsung pada seksi acara masing-masing, sementara laporan akhir tetap
disampaikan melalui PIC utama. Untuk mendukung pelaksanaan, panitia menyiapkan
28 volunteer dari komunitas disabilitas UNESA. Selain itu, panitia juga
menjalin kerja sama dengan berbagai pihak eksternal termasuk KOMNAS
Disabilitas, serta membuka peluang kolaborasi sponsorship dari lembaga dan
mitra industri.
Kegiatan HDI 2025 “Kampung Budaya III & Parafest”
diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinegi antara universitas,
pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah
disabilitas. Dengan dukungan pimpinan universitas dan berbagai pihak, parfaest
tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga bentuk nyata komitmen UNESA
dalam mendorong advokasi diabilitas melalui seni, olahraga, dan pemberdayaan
sosial.
Share It On: